Aktualisasi Cerita Rakyat sebagai Media Pendidikan Karakter pada Siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Purworejo/Folk Stories as a Medium for Character Education in Elementary Schools in the Purworejo Regency

Paramita Ida Safitri, Sarwiji Suwandi, Nurgraheni Eko Wardani

Abstract


Cerita rakyat merupakan kesusastraan lokal yang diwariskan secara turun-temurun para leluhur kepada generasinya. Di dalam cerita rakyat tidak jarang para leluhur menyisipkan nilai-nilai pendidikan luhur yang ditujukan untuk membina karakter generasinya, agar kelak generasinya menjadi generasi yang beradab, terkait dengan hal ini, melalui hasil analisis yang telah dilakukan, ditemukan nilai-nilai pendidikan karakter dalam cerita rakyat di Kabupaten Purworejo. Nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam cerita rakyat di Kabupaten Purworejo sangat memungkinkan untuk dijadikan muatan dalam proses pembelajaran yang sekaligus bertujuan untuk membina karakter peserta didik.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang ada dalam cerita rakyat di Kabupaten Purworejo dan kaitannya dengan pembinaan karakter siswa tingkat Sekolah Dasar di Kabupaten Purworejo. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui beberapa sumber yaitu: informan, tempat benda-benda fisik, dan dokumen. Teknik pengumpulan data yang dilakukan meliputi observasi langsung, perekaman, wawancara, dan analisis dokumen. Teknik validasi data yang digunakan adalah triangulasi data atau sumber dan triangulasi metode. Teknik validasi data  lain yang digunakan adalah review informan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis model interaktif.


Keywords


aktualisasi, cerita rakyat, dan pendidikan karakter.

Full Text:

PDF

References


Brown, H. Douglas. 2007. Prinsip Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa. Jakarta: Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta.

Brownman, P. 2005 “Standing at The Crossroads of Folklore and education”. Journal Of American Folklore. Vol 119. No. 471, pp 66-79.

Danim, S. 2002. Menjadi Peneliti Kualitatif. Bandung: Pustaka Setia.

Kemendiknas. 2010. Panduan Penerapan Pendidikan Karakter. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.

Koesoema, D. 2011. Pendidikan Karakter (Strategi Mendidik Anak di Zaman Modern). Jakarta: Grasindo.

Pala, Aynur. 2011. “The Need For Character Education”. International Journal Of Social Sciences and Humanity Studies. Vol 3, No 2, 2011, ISSN: 1309-8063.

Siregar, E dan Hartini, N. 2011. Teori Belajar dan Pembelajaran. Bogor: Ghalia Indonesia.

Sudikan, S. Y. 2008. “Sumbangan Cerita Rakyat dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Sekolah”. Makalah dipresentasikan dalam seminar nasinonal yang diselenggarakan Program Pendidikan Bahasa Indonesia, Program Pasca Sarjana. Universitas Sebelas Maret. Tanggal 21 Juli 2008.

Sudikan. 2001. Metode Penelitian Kebudayaan. Surabaya: Citra Wacana.

Sutopo, H. B. 2006. Metodologi Penelitian Kualitatif. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.

Suwandi, S. 2008. “Peran Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Menghasilkan Generasi Multikultur”. Makalah Dipresentasikan dalam Seminar Nasional Peran Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Konteks Multikultural yang Diselenggarakan HIMA Bahasa dan Sastra Indonesia FPBS Universitas Negeri Semarang (2 November 2008).

Suwandi, S. 2008. “Sumbangan Cerita Rakyat dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Sekolah”. Makalah dipresentasikan dalam seminar nasional yang diselenggarakan Program Pasca Sarjana. Universitas Sebelas Maret.

Zuriah, N. 1997. Pendidikan Moral dan Budi Pekerti dalam Perspektif Perubahan. Jakarta: Bumi Aksara.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Paramita Ida Safitri

Aksara: International Journal of Indonesian Literature